Berita
Tari Tokesi Dari Alor NTT, Meriahkan Pelantikan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka NTT
Kupang – Pelantikan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka NTT, Kak Lusia Adinda Lebu Raya diwarnai suasana gembira khas Pramuka yakni menampilan Tari Tokesi dari Kabupaten Alor NTT. Tarian ini khusus untuk menghormati ‎ Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault, dan Gubernur NTT Kak Frans Lebu Raya. ‎‎

“Tari Tokesi ini memberi pesan agar setiap generasi muda NTT siap menghadapi tantangan zaman, siap bekerjasama. Semangat ini yang terus kita tanamkan kepada pengurus baru Kwarda Gerakan Pramuka NTT serta segenap anggota Gerakan Pramuka di NTT. Terima kasih kepada Kak Adhyaksa Dault yang sudah hadir di NTT dan melantik kami,” jelas Lusia Adinda di lokasi pelantikan, Hotel Aston, Kupang (08/09)

Dalam sambutannya, Kak Lusia Adinda Lebu raya menyatakan kesiapannya memajukan NTT lewat Gerakan Pramuka. “Ada empat prioritas utama Kwarnas Gerakan Pramuka; rebranding, penataan organisasi dan penguatan SDM, Pramuka untuk perubahan, penguatan jaringan. Keempat fokus Kwarnas ini juga menjadi prioritas kami di NTT, tinggal disesuaikan dengan kondisi lapangan. Saya mau datang dan silaturahmi dulu ke 22 Kwarcab di NTT, jarak jauh dan dipisahkan perairan bukan kendala” tegas Lusia Adinda setelah dilantik.

Sementara itu Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault mengatakan, bahwa Gerakan Pramuka adalah perekat NKRI. Ia mencontohkan saat Jambore Nasional kemarin, hadir 25 ribu anak-anak Pramuka dari 34 Provinsi di Indonesia di Cibubur, Jakarta.

Mereka berkemah selama delapan hari, sampai sekarang saya perhatikan di media sosial dan grup whatsap , hubungan mereka terus berlanjut.

“Saat Jambore Nasional kita merasa semua yang hadir adalah anak-anak kita sendiri, termasuk anak-anak dari NTT. Kesan saya mereka mudah bergaul dan cepat akrab dengan anak-anak dari daerah lain, yang paling saya suka yaitu yel-yel anggota Pramuka dari Kupang dan Alor, ini menjadikan Pramuka keren, gembira dan asyik,”  ungkap Adhyaksa Dault setelah melantik Pengurus Mabida dan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka NTT

Suasana makin seru ketika Gubernur NTT, Kak Frans Lebu Raya memberikan sambutan, Frans bercerita tentang seorang anak yang mencari ayahnya dengan menerbangkan balon merah ke udara. Apa yang dilakukan ini mengundang simpati warga, sehingga semua warga kampung itu juga menerbangkan balon ke udara dengan berbagai warga, dan akhirnya Ayah anak itu pulang ke rumah.

 “pesan dari cerita ini adalah, setiap kebaikan, aksi simpatik akan menular dan diikuti oleh orang banyak, Pramuka mengajarkan kebaikan, kerjasama, dan yang utama semangat persatuan tanpa membeda-bedakan latar belakang, demi NKRI,” tutup Kak Frans Lebu Raya

Hadir juga dalam pelantikan itu, Kak Frans Lebu Raya, Ketua Mabida Gerakan Pramuka, NTT, Lusia Adinda, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka, NTT, Ketua-Ketua Kwarcab di NTT dan seluruh perwakilan pengurus, pembina, angota Pramuka se NTT, Kak Susi Yuliati (Wakil Ketua Kwarnas Bidang Binawasa), Kak Sobur (Wakil Ketua Kwarnas Bidang Lingkungan), Luqman Hakiem Arifin dan Hariqo Wibawa Satria (Andalan Nasional Kwarnas Bidang Kominfo)‎