Berita
PENUTUPAN JAMBORE NASIONAL X 2016

USAI JAMNAS, GENERASI DIGITAL PRAMUKA SIAP BERAKSI

Jakarta—Jambore Nasional X 2016 yang diikuti oleh 25 ribu Pramuka Penggalang usia 11-15 tahun dari 34 Provinsi resmi ditutup pada Sabtu, Agustus 2016. Inilah pertemuan terbesar Pramuka generasi digital di Indonesia.

Padatnya kegiatan sepanjang 14-20 Agustus 2016 dan kebahagiaan mendapatkan kawan baru, menjadikan penutupan ini begitu emosional. Peserta, panitia, pembina berpelukan, air mata berlinang, terharu merasakan langsung betapa besarnya Indonesia.

Sebelumnya, Jambore Nasional X 2016 ini dibuka oleh Presiden Jokowi yang juga Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka pada 14 Agustus 2016 di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta. Jamnas kali ini dianggap special karena berbarengan dengan Hari Pramuka ke-55 dan HUT Kemerdekaan RI ke-71

Saat itu Presiden Jokowi berpesan agar Pramuka aktif memanfaatkan media sosial untuk membumikan Gerakan Pramuka. Kwarnas Gerakan Pramuka sendiri telah membentuk Tim Media Sosial sejak tahun 2014. Selain itu Kwarnas Gerakan pramuka juga telah memberikan pendidikan penggunaan media sosial, temu pengguna media sosial, ikut membantu promosi produk lokal, pariwisata, kuliner, budaya Indonesia. Kwarnas Gerakan Pramuka juga pernah memberikan data-data akun-akun penyebar pornorafi dan kekerasan ke KAPOLRI.

Sekarang Jamnas dengan tagline “Keren, Gembira, Asyik” telah ditutup, lalu apa yang bisa dilakukan peserta Jamnas X 2016. Berikut pesan Ketua Kwarnas, Kak Adhyaksa Dault mewakili segenap panitia:
PERTAMA, sampaikan salam hormat kami kepada kedua orangtua, para guru, para pembina Pramuka adik-adik. Cium tangan mereka dengan penuh hormat dan ikhlas. Ciri utama Pramuka selain Takwa kepada Tuhan YME adalah berbakti kepada orang tua.

KEDUA, pelajari kembali dengan baik daerah adik-adik, Kakak tahu banyak di antara adik-adik yang belum mengenal wisata daerahnya sendiri, budaya daerahnya sendiri, sejarah daerahnya sendiri, dll. Oleh karena itu pelajari kembali. Jangan sampai turis lebih mengenal daerah kita.

KETIGA, buatlah tulisan, video, dan foto tentang Jamnas X 2016 dan gerakan pramuka, tweet, posting, upload semuanya di media sosial adik-adik. Ingat motto kita “SETIAP PRAMUKA ADALAH KANTOR BERITA”.

KEEMPAT, buatlah jaringan alumni Jamnas X 2016 yang kuat, kelak adik-adik akan bertemu dalam pengabdian bangsa.

KELIMA, pupuk dan jaga terus kebanggaan, rasa memiliki dan kecintaan kalian terhadap Gerakan Pramuka dan Indonesia. Jaga terus NKRI ini selamanya, agar tetap tegak

Sebuah gerakan, apapun namanya, termasuk Gerakan Pramuka ini, akan kuat dan berhasil kalau memenuhi 2 hal: PERTAMA, ownership, rasa memiliki, yang kuat dari orang-orang yang ada di dalammnya. Rasa bangga dan cinta terhadap gerakan pramuka ini. Kedua, adanya believers group, sekumpulan orang atau kelompok yang benar-benar percaya dan yakin akan kebenaran dan visi-misi gerakan itu sendiri.

Ingat selalu pesan saya kemarin! Janganlah memperlakukan Pramuka ini sebagai hal yang rutin, sebagai program yang biasa. Itu salah besar. Ini gerakan! Jika Gerakan Pramuka ini diperlakukan seperti itu, organisasi yang telah memberikan kita harapan untuk masa-depan ini, mungkin akan mati suri. Ia akan ada tetapi seperti tiada. Wujuduhu ka’adamihi.

Maka dari itu, saya sangat berharap kita semua di sini masuk dalam kelompok itu, yang benar-benar yakin dan percaya bahwa Gerakan Pramuka mampu menjadi lokomotif perubahan, ujung tombak pembentukan karakter anak bangsa. Jadilah pramuka sejati! Jangan hanya memakai seragam dan banyak tanda penghargan, tapi mentalnya rusak; jangan hanya sibuk menggelar upacara, ramai di kegiatan dan media sosial, tapi tidak peduli dengan orang lain, perilakunya tidak sopan dan ucapannya tidak bisa dipegang!
Kunci perubahan ini sudah ada di Pramuka. Ikhlas Bakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana. Pramuka itu mesti ikhlas! Pramuka itu mesti sama antara kata dan perbuatan! Harus bisa menjadi contoh dan teladan! Pramuka itu tidak egois, dan hanya memikirkan dirinya sendiri, tapi juga hidup untuk orang lain. Itulah Pramuka sejati! Jadilah Pramuka sejati!
Ingat baik-baik pesan Presiden Soekarno kepada Pramuka: “Engkau dipersiapkan untuk pembangunan semesta yang sehebat-hebatnya. Engkau dipersiapkan menjadi warga-negara Republik Indonesia yang setinggi-tingginya, nilai dan mutu. Karena itu engkau sebagai anggota Pramuka harus benar-benar merasa tanggung jawab itu.” Ingat baik-baik itu! (LH/Humas Kwarnas)