Berita
Jamnas Pecahkan Muri dengan Penerbangan Seribu Pesawat Chuk Gleder‎

‎Jakarta, Jambore Nasional ke X resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo selaku Majelis Pembimbing Nasional di lapangan utama Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur Jakarta Timur, Minggu 14 Agustus 2016. 

Pelaksanaan Jamnas saat ini paling besar karena diikuti 25 ribu peserta dari pramuka penghalang. Bahkan, pembukaan Jamnas berhasil memecahkan rekor dengan menerbangkan seribu pesawat chuk glider buatan Saka Dirgantara.

Penerbangan pesawat  memiliki makna bahwa anggota pramuka harus punya cita-cita yang tinggi dengan didasari nilai-nilai luhur pramuka berupa Dasa Dharma dan Tri Satya. Sebab, Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Kak Adhyaksa Dault yakin 25 ribu peserta Jamnas akan menjadi pemimpin.

“Saya yakin, 25 lima tahun yang akan datang kalianlah yang akan mengambil alih kepemimpinan bangsa ini,” ucapnya.  ‎

Presiden Jokowi ikut menerbangkan pesawat ‎diikuti 50 para pejabat negara dan undangan lainnya. Sebelum ‎ diterbangkan, sayap chuck glider ini  ditanda tangani lebih dulu oleh Jokowi untuk diabadikan di museum muri.‎

“‎Nantinya bukti ini akan diabadikan di museum rekor muri‎,” ujar Andalan Nasional Kwarnas urusan Organisasi dan Hukum Kak Ahmad Fikri. 

Kak Fikri menuturkan, ‎chuck glider adalah model pesawat ringan dengan teknologi pesawat udara yang diterbangkan dengan cara dilemparkan. Bahannya terbuat dari kayu ringan dengan ‎presisi teknologi sederhana kedirgantaraan. ‎

“Setiap chuck glider yang akan diterbangkan adalah hasil karya para anggota Saka Dirgantara. Sedangkan penggagas 1000 chuck glider adalah Kak Kolonel penerbang Fajar Adriyanto, Pinsaka Dirgantara tingkat Nasional‎‎,” ungkapnya.

Suasana penerbangan 1000 chuck glider oleh peserta Jamnas x 2016 semakin meriah dan penuh makna dengan iringan lagu Gebyar Indonesia ciptaan Gombloh. ‎Di tangan merekalah masa depan bangsa ini dititipkan. (HA / Humas Kwarnas)