Berita
Gubenur NTT Berharap Pramuka Jadi Pelopor Revolusi Mental‎

Kupang – Ketua Kwartir‎ Nasional Gerakan Pramuka Kak Adhyaksa Dault melantik Gubernur Nusa Tenggara Timur Kak Frans Lebu Raya sebagai Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka NTT dan Kak Lusia Adinda Lebu Raya sebagai Ketua Kwartir Daerah NTT.

Usai dilantik, Kak Frans mengatakan, ‎momen hari ini telah memberikan motivasi besar untuk membangun Pramuka sebagai organisasi Kepanduan di NTT. Menurutnya, tugas membangun negara harus dimulai dari Pramuka.

“Inilah motivasi yang besar bagi kami di  NTT untuk terus bangun Gerakan Pramuka untuk kejayaan negara,” ujar Kak Frans di Hotel Aston Kupang, Rabu 8 September 2016.

Kak Frans yakin Pramuka bisa membangun negara karena dalam diri anak muda Pramuka tertanam budi pekerti yang luhur. Pramuka menjadi wadah pertemuan anak-anak Indonesia meski berbeda suku, ras, agama dan budaya.

‎”Sekarang tanggung jawab kita adalah bagaimana mempersiapkan generasi penerus bangsa ini ke depan,” jelasnya.

Modal dasarnya kata Kak Frans adalah, Pramuka punya Dasa Dharma dan Tri Satya serta etos kerja dari para anggotanya. Ini terbukti Pramuka menjadi pelopor utama dari revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, Gerakan Pramuka sesuai dengan program revolusi mental. Karena, di organisasi ini anggotanya diajarkan untuk saling tolong menolong, gotong royong, dan hidup mandiri‎. “Kegiatan Pramuka itu selalu positif, dan selalu punya nilai-nilai sosial. Hal yang paling sederhana itu adalah tidak membuang sampah,” katanya.

“Sebab itu, ‎Pramuka harus jadi Pelopor Gerakan revolusi mental‎,” sambungnya.

Acara pelantikan Ka Mabida dan Ka Kwarda dihadiri ‎oleh para Pimpinan Kwarnas, para Andalan Nasional dan daerah, perwakilan pengurus Gerakan Pramuka di NTT, tokoh-tokoh masyarakat serta para pejabat setempat‎. (HA/Humas Kwarnas)