Berita
Empat Fokus Utama Gerakan Pramuka Membentuk Generasi Berkarakter

Jakarta – Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault di bumi perkemahan Pramuka, Cibubur mengatakan, ada empat fokus utama gerakan pramuka membentuk karakter generasi muda, yaitu; re-branding, Pramuka untuk perubahan atau pengabdian nyata untuk masyarakat, penataan organisasi yang berfokus pada kualitas sdm dan kejelasan aturan. Sedangkan yang terakhir Adalah penguatan jaringan ke dalam dan keluar.

Dijelaskan Kak Adhyaksa re-branding Pramuka adalah memperbaiki citra pramuka sebagai lembaga pendidikan non formal agar tidak terjebak dalam kegiatan rutinitas semata. Menurut dia, kegiatan pendidikan di pramuka memang bersumber pada nilai pokok Dasa Darma dan Tri Satya, namun kemasannya harus sesuai tema keren, gembira, asyik mengikuti era kekinian. Sebab generasi muda saat ini adalah generasi digital dimana informasi bisa sampai dengan cepat pada siapa pun. Alhamdulillah Kwarnas Gerakan Pramuka sudah membentuk Tim Siber Pramuka sejak tahun 2014.

Kedua Pramuka untuk perubahan, lanjut kak Adhyaksa, selama ini pramuka dikenal hanya kegiatan di dalam ruangan dikenal seragam coklatnya saja. Sekarang Pramuka sudah makin aktif membantu masyarakat masyarakat, seperti mengatur arus lalu lintas saat arus mudik, penanggulangan bencana, dan peduli dengan lingkungan. Bahkan saat lebaran kemarin ada anggota Gerakan Pramuka yang ditabrak kendaraan saat membantu polisi mengatur lalu lintas hingga kakinya patah.

Dengan melakukan semua itu maka jiwa pramuka diharapkan hadir ditengah-tengah masyarakat.

“Saya berharap agar Kakak-Kakak pimpinan Gerakan Pramuka dimanapun berada agar seragam Pramuka jangan cuma pakai setahun sekali, mari kita bantu anggaran Kwarda dan Kwarcab di daerah dan ajak mereka kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, ” kata Kak Adhyaksa melalui di Bumi Perkemahan Cibubur

Ketiga Jejaring, saat ini di Jambore Nasional (Jamnas) X 2016 ada beberapa negara hadir seperti Malaysia, Brunei, Thailand, Timor Leste, Filipina, Belanda. Hal ini membuktikan pramuka memiliki jaringan luas dibeberapa negara bahkan pramuka Indonesia sering diundang dalam ajang kegiatan Internasional.

“Kalau yang kekinian kita harus membuat sistem, karena karakter kepemimpin harus dibentuk sejak dini bukan ujuk-ujuk jadi bisa langsung menjadi pemimpin harus melalui proses,” ucap Kak Adhyaksa. (Hendi/Relawan Media)