Berita
Brunei Darussalam Kagum dengan Pramuka Indonesia

Jakarta,  Setelah mengunjungi dua Gugus Depan di Kota Bogor, Kak Arif dari Kementerian Pendidikan Brunei Darussalam merasa kagum dengan sistem pendidikan Pramuka yang ada di Indonesia. 

Kunjungan ke Bogor adalah rangkaian studi banding ‎dari rombongan Kementerian Pendidikan Brunei. Mereka mengunjungi Gugus Depan di SMA Negeri 9 dan SMK Negeri1 Kota Bogor Jumat (26/8/2016). 

“Ya kagum, ternyata Pramuka di Indonesia strukturnya sangat luas sampai di tingkat sekolah-sekolah‎ ada Gugus Depan,” ujar Kak Arif.

Kak Arif sendiri juga merupakan Andalan Nasional dari Pramuka di Brunei. Istilah Pramuka di Brunei dinamakan Pengakap. ‎Ia menyebut Pramuka di sana tidak selengkap di Indonesia. Misalnya, Gugus Depan hanya ada ditingkat Kabupaten dan Provinsi.

“Tidak sampai di sekolah-sekolah, paling ditingkat kabupaten atau provinsi,” tuturnya.

Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bidang Bina Anggota Dewasa Kak Susi Yuliati yang ikut mendampingi rombongan menjelaskan, kedatangan mereka dalam rangka mempelajari dunia pendidikan Indonesia berkaitan dengan program exstrakulikuler.

“Di Indonesia progam eks school kan banyak, salah satunya Pramuka‎. Lah, mereka ingin mengetahui apa saja program eks school di Indonesia, bagaimana penerapannya diwajibkan atau tidak,” kata Kak Susi menjelaskan. 

Sementara itu, Andalan Nasional Kwarnas Bidang Hubungan Luar Negeri Kak Arie Rukmantara mengatakan, Indonesia sebagai negara besar Pramukanya jauh lebih lengkap dari pada di Brunei. Misalnya, Santuan Karya (SAKA) di Brunei hanya ada tiga.

“Di sana itu, hanya ada darat, udara sama laut‎. Kalau dikita kan banyak,” ucapnya.

Begitu juga Dewan Kerja Daerah (DKD) dan Dewan Kerja Nasional‎ (DKN). Kak Arie menyebut di banyak negara seperti Brunei tidak ada Dewan Kerja yang diberi wewenang dan kepercayaan membantu kwartir menyusun kebijakan dan pengelolaan pramuka penegak dan pandega.‎

“Di sana tidak. Pokoknya banyak hal-hal yang mereka belajar dari kita,” ucapnya.

Diketahui di SMA 9 dan SMK 1, rombongan dari Burnei sempat menyaksikan penampilan menarik dari beberapa ekstrakurikuler seperti, Pramuka, PMR, dan  Paskibraka. Pramuka menjadi salah satu ekstrakurikuler yang diwajibkan diikuti bagi kelas X.

Sebelumnya, rombongan dari Brunei sempat mengunjungi Kantor Kwarnas di Jakarta Pusat, Kamis (25/8). Mereka diterima oleh Kak Susi, Sesjen Kwarnas Kak Rafly Effendy, Ketua Pusdiklatnas Kak Ganet serta Staf Kwarnas Kak Adyatma, Kak Deden dan kak Desi. Sebagian dari mereka juga ikut dalam kunjungan ke Bogor.  (HA / Humas Kwarnas).